CARA KERJA PENTONAL

Posted on May 22, 2009 by diyoyen.
Categories: Science.

CARA KERJA PENTONAL

Pentotal termasuk golongan barbiturat, semua barbiturate untuk keperluan klinik berada dalam bentuk garam sodium (berupa bubuk kuning) dilarutkan dalam air menjadi larutan 2,5% atau 5% dengan PH 10,8.
Larutan pentotal tidak stabil tapi dapat disimpan 24 - 48 jam tanpa membahayakan, asalkan masih tetap jernih. Dianjurkan untuk segera memakai larutan yang telah disiapkan. Untuk menghilangkan efek negatif dari pentotal dianjurkan, memakai larutan 2,5%.
Pentotal merupakan anestetik kuat dan analgesik lemah. Pentotal merupakan anestetik umum yang merupakan yang paling banyak diberikan secara intravena

Metabolisme
Pentotal terutama terjadi hepar hanya sebagian kecil keluar lewat urine tanpa mengalami perubahan. Pentotal 10-15 % dari dalam tubuh akan dimetabolisir tiap jam. Pulih sadar yang cepat setelah pentotal disebabkan oleh pemecahan dalam hepar yang cepat diilusi dalam darah dan di redistribusi ke jaringan tubuh yang lain. Oleh karena itu pentotal termasuk obat dengan daya kerja sangat singkat “Ultra Short Acting Barbiturate” pentotal dalam jumlah kecil masih dapat ditemukan dalam darah 24 jam oleh karena itu dapat membahayakan bagi pasien tanpa mondok yang masih harus mengendarai mobil setelah sadar dari efek pentotal.

FARMAKOLOGI

Susunan syaraf pusat

Pentotal menimbulkan sedasi, hypnosis (tertidur), dan depresi pernapasan, tergantung dosis dan kecepatan pemberian. Efek analgesia sedikit dan terhadap SSP terlihat adanya depresi dan kesadarannya menurut secara progresif. Kontak dengan lingkungan, dengan gerakan-gerakan dan kemampuan menjawab pertanyaan pelan-pelan menghilang.

Pernapasan
Efek utama adalah depresi pusat pernapasan, tergantung besar dosis, dan kecepatan injeksi. Efek ini akan bertambah jelas bila sebelumnya diberikan opiat atau obat depresan lain.

Kardiovaskular
Pentotal mendepresi pusat vasomotor dan kontraktilitas miokard yang mengakibatkan vasodilatasi, sehingga dapat menurunkan curah jantung dan tekanan darah. Efek ini tergantung dosis dan lebih nyata pada pasien dengan penyakit kardiovaskular.

KOMPLIKASI ANESTESIA DENGAN PENTOTAL

Lokal :

a. Injeksi perivena : akan menimbulkan rasa sakit, bengkak, kemerahan dan nekrosis. Untuk mengurangi rasa sakit disuntik Procain 1 % kurang lebih 1 cc ditempat tersebut.
b. Injeksi Intra Arteri : akan memberi rasa terbakar, terjadi spasme, arteri dan kemungkinan trombosis

Umum :

a. Depresi pernapasan, karena pemberian terlalu banyak atau terlalu cepat
b. Hipotensi (Syok), karena overdosis relative, terjadi vasodilatasi dan depresi miokard.
c. Pasca Operasi : vertigo, disorientasi
d. Reaksi anafilaksis

Dosis
Untuk hypnosis sangat sulit ditemukan; bersifat individual, tetapi pada umumnya untuk orang dewasa sehat, dosis hipnosis berkisar antara 3-5 mg/kg. biasanya untuk menghindarkan efek negatif dari pentotal tadi diberikan dosis kecil dulu 50-75 mg sambil menunggu reaksi pasien.

Keuntungan
1. Induksi mudah dan cepat
2. Delirium tidak ada
3. Cepat pulih sadar
4. Iritasi mukosa jalan nafas tidak ada

Kekurangan
1. Depresi pernapasan
2. Depresi kardiovaskuler
3. Cenderung terjadi spasme laring
4. Relaksasi otot perut kurang
5. Bukan analgetika

Indikasi Pemakaian

1. Induksi pada anesthesia umum
2. Operasi / tindakan yang singkat
- Reposisi fraktur, insisi, jahit luka
- Tindakan ginekologi kecil (dilatasi dan kuret)
3. Sedasi pada analgesia regional
4. Mengatasi kejang-kejang eklamsia, epilepsi, tetanus

Kontraindikasi

Kontra Indikasi Absolut :
1. Status Asmatikus
2. Porfiria

Kontra Indikasi Relatif :
1. Syok
2. Anemia, uremia, disfungsi hepar, dosis harus dikurangi
3. Dispnoe berat
4. Asma bronchial
5. Versi Ekstraksi
6. Miastenia gravis
7. Vena yang sulit ditemukan (pada anak 4 tahun)
8. Riwayat alergi terhadap pentotal

Daftar Pustaka :

1. www.en.wikipedia.org/wiki/sodiumpenthotal.html
2. Bagian Anastesiologi dan Terapi Intensif. (1989). Anestesiologi. FKUI ; Jakarta.

no comments yet.



Leave a comment

Names and email addresses are required (email addresses aren't displayed), url's are optional.

Comments may contain the following xhtml tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>